Slank siap menyapa para penggemar setianya di kota kelahiranku yaitu Banyuwangi, Jawa Timur pada Selasa (30/04/13) malam ini. Mereka akan mengawali Tur Slank 2013 di Stadion Diponegoro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Meskipun aku nggak bisa nonton konsernya karena ada diluar kota,sedih sihh..tapi gak apa-apa meskipun begitu aku ikut bangga karena akhirnya Slank datang lagi dikota asalku setelah terakhir kali pada tahun 1992 dan 2006 silam.
Slank menjadikan Banyuwangi sebagai kota pertama yang mengawali road shownya di 6 kota di Indonesia. “Banyuwangi tergolong memiliki resiko tinggi, jika konser di Banyuwangi berlangsung aman, maka Insya Allah roadshow di kota lainnya juga akan berlangsung sukses,” ujar Husein AL Banna selaku promotor, Senin (29/04/13) petang.
Menurutnya, Banyuwangi
dipilih untuk mengawali konser Tur Slank 2013 karena dinilai berpotensi resiko
tinggi dalam menggelar konser Slank. "Banyuwangi
sangat inspiratif buat Slank. Buktinya lagu kami yang berjudul `Beri Aku Bunga`
terinspirasi dari sini di salah satu hotel di Banyuwangi
(Ikhtiar Surya, Red) tempat Slank menginap saat konser di tahun 1992," tuturnya dengan didampingi Bimbim,
Ivan, dan Bunda Ifet.
Rencananya grup band papan atas yang terdiri
dari lima personel itu akan menghibur para slankers (sebutan fans setianya) di
Banyuwangi dengan membawakan 20 buah lagu dari keseluruhan albumnya.
Kaka, personel Slank mengatakan Banyuwangi menjadi kota pertama
pilihan mereka karena memiliki groupies sejati. Dalam konser-konser Slank
sebelumnya, penonton pun bisa membanjir hingga 15.000 orang, atau lebih besar
dibandingkan kota-kota lain yang hanya 6.000-an penonton.
Supaya tur konser musiknya berjalan mulus, Slank
mengunjungi Pondok Pesantren Darussalam di Blok Agung, 50 kilometer arah
selatan Banyuwangi, Senin siang. Tiga personelnya yang hadir yakni Kaka, Bimbim
(drummer) dan Ivan (bassis).
Kaka, mengatakan, dia baru mengetahui kalau Banyuwangi memiliki pondok pesantren besar dengan jumlah santri hingga enam ribu orang. "Hampir semua suku di Indonesia nyantri," kata dia.
Husin Albana, promotor konser Slank 2013 yang bekerjasama dg salah satu perusahaan rokok itu, mengatakan, di ponpes tersebut personel Slank minta didoakan supaya konser berjalan damai dan lancar.
Kaka, mengatakan, dia baru mengetahui kalau Banyuwangi memiliki pondok pesantren besar dengan jumlah santri hingga enam ribu orang. "Hampir semua suku di Indonesia nyantri," kata dia.
Husin Albana, promotor konser Slank 2013 yang bekerjasama dg salah satu perusahaan rokok itu, mengatakan, di ponpes tersebut personel Slank minta didoakan supaya konser berjalan damai dan lancar.
Pada konser Slank di Banyuwangi tahun 1992 dan
2006, jumlah penonton membludak hingga 15 ribu orang. Hal ini, kata dia,
menjadikan Banyuwangi sebagai penggemar Slank terbanyak ketiga di Jawa Timur.
"Ini titik tengah. Slanker dari Situbondo, Bondowoso,
Jember, bahkan Bali datang kesini. Untuk konser kali ini kami sediakan tiket
20.000," kata Kaka.
Di akhir jumpa pers, panitia menggelar lelang
gitar akustik merek Yamaha FX 310 yang dibubuhi tanda tangan para personel
Slank dan gitar tersebut laku sebesar Rp7,5 juta langsung diserahkan oleh Kaka kepada anak-anak yatim piatu
Banyuwangi yang sengaja dihadirkan dalam kesempatan itu.Seraya menyerahkan
santunannya, Kaka menyampaikan permohonannya agar didoakan supaya konser yang
mereka gelar sukses dan lancar.
Konser yang akan berlangsung pada pukul 19.00
WIB akan dijaga 500 polisi dari Polres Banyuwangi, Polda Jawa Timur serta
melibatkan TNI.
Selain di Banyuwangi, Red Mild Tour Slank 2013 itu
akan digelar di kabupaten lainnya di Jawa Timur yakni Kabupaten Ngawi dan
Blitar pada Mei mendatang. [ibas]







0 komentar:
Posting Komentar
Jangan lupa komen ya sob..!!